Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2015

FOR MY BEST FRIENDS by Kiki rianto

Perkenalkan namaku kiki,, aku duduk di MA negeri pagaralam di tahun 2015,, saat2 yang paling menyenangkan bagi ku adalah saat2 di sma,.. Aku senang di masa2 sma sperti ini, saolnya aku slalu bertemu teman2 q ,,, aku senang melihat tman2 q tersenyum dan tertawa, oleh karena itu aku slalu jail sama teman2 q supaya mreka tersenyum, senyum mereka semua itu manis2 loh, karena itulah aku sangat senang jika mreka tersenyum... Aku sungguh tidak suka sama teman yang mudah marah n mudah ngambek, soalnya kalo di jaili dianya bkan tersenyum tetapi mrah, jadi aku maless untuk jailinya,, lebih baik aku diam lahh..! Hehe aku punya teman yang baik2 di MAN, khususnya di XII ipa 1.. Dulunya waktu kelas XI ada grup yang bernama 3D(dedilat,dedingel,dedingal) yang isinya 4 sahabat ku.. Yaitu -eky -Wahyu -Ebnu -Erdin Temen2 yang q di atas itu adalah sahabat2 ku. Tujuan drii grup 3D ini dulunya yaitu membuat teman2 yang ada di klas itu tertawa, yaa dengan slalu menjaili seseorang oto...
sesama manusia itu jika tidak bisa saling menyayangi jangan saling menghujatpun sudah cukup by LINDA HARTINI for xii ipa 1 man pagaralam

KATA KATA UNTUK XII IPA 1 MAN PAGARALAM

Kiki da silva Wajah Kalian yang Akan Segera Sirna (Perpisahan) * * * * * Hatiku sedih, hatiku gundah Tak ingin pergi berpisah Hatiku bertanya, hatiku curiga Mungkinkah kutemui Kebahagiaan seperti disini? One Day after That.... Di suatu pagi. Kelas yang sepi. Bangku di atas meja yang masih berdiri. Kotak sampah yang penuh dan belum sempat terbuang. Papan tulis yang masih tertulis pelajaran kemarin dan belum terhapuskan. Lantai kelas yang dingin. Terpampang daftar nama-nama siswa piket harian di sebelah meja guru. Taplak meja yang lusuh dan semuanya itu hanya akan menjadi saksi atas ilmu-ilmu yang dengan ikhlas mereka berikan, dengan tulus mereka ajarkan. Di hadapan kita, tersusun berjajar kursi-kursi yang penuh dengan kenangan, warna, dan wajah-wajah sirna. Wajah-wajah yang pernah mengisi kelas dengan nafas, pernah mengisi kelas dengan absensinya, pernah mengambil ilmu dari papan tulis di hadapannya. Sekarang tataplah lekat-lekat sudut-sudut ruangan...