Skip to main content

Sahabat jadi pacar? Boleh juga!




Sahabat jadi pacar? Boleh juga!
Menjalin persahabatan dengan lawan jenis memang mengasyikkan. Bagaimana pria cenderung melihat sesuatu dengan logika dan bagaimana wanita memiliki perasaan yang lebih sensitif bisa menjadi pembelajaran bagi kedua belah pihak.
Namun, seiring berjalannya waktu, kedekatan Anda juga bisa disisipi oleh benih-benih cinta. Mungkin Anda akan menyalahkan diri Anda kenapa bisa jatuh cinta kepada sahabat.
Anda takut perasaan Anda akan merusak persahabatan yang indah. Apalagi jika sahabat Anda tidak bisa menerima bila Anda mencintainya.
Sejatinya, jatuh cinta kepada sahabat bukanlah hal yang buruk. Anda tidak perlu merasa terlalu bersalah. Lantas, bagaimana mengatasi situasi ini?
1. Perkirakan reaksinya
Sebagai sahabatnya, Anda harusnya tahu sikap apa yang kira-kira ia tunjukkan ketika tahu Anda mencintainya. Kemudian, beranikan Anda untuk melangkah lebih jauh.

2. Kuatkan diri, bulatkan tekad
Daripada terus-menerus memendam rasa, lebih baik Anda mengatakannya. Meskipun ini tidak mudah. Anda perlu menguatkan diri dan membulatkan tekad terlebih dulu.

3. Terbuka
Jujurlah kepada diri Anda dan sahabat Anda. Pikirkan lagi juga perasaan Anda. Apakah Anda benar-benar mencintai sahabat Anda? Ketahuilah rasa itu lebih dalam lagi, mengingat Anda akan mengatakannya kepada sang sahabat.

4. Utarakan perasaan
Bawalah sahabat Anda ke suatu tempat spesial, hanya Anda dan sahabat Anda. Katakanlah sejujurnya tentang perasaan kepada dia. Ingat, Anda harus jujur dan berani untuk mengatakan semuanya.

5. Hadapi reaksinya
Hanya ada dua kemungkinan setelah Anda mengatakannya, dia menerimanya atau menolaknya. Lantas apakah yang akan Anda terima? Bersiaplah hadapi reaksi ini, bahkan untuk kemungkinan terburuk sekalipun.

6. Pikirkan masa depan
Jika dia ternyata merasakan hal yang sama dengan Anda, selamat! Anda bisa mulai berpikir tentang masa depan dengannya. Namun jika dia menjawab tidak, Anda perlu mempersiapkan diri bila si sahabat justru akan menjauh dari Anda.

7. Move on
Tidak ada yang salah dari ditolak. Jika harus merasakannya, Anda harus move on. Caranya dengan menerima dan mengalihkan perhatian Anda ke hal-hal lain, serta biarkan waktu memulihkan perasaan Anda.



Comments

Popular posts from this blog

FOR MY BEST FRIENDS by Kiki rianto

Perkenalkan namaku kiki,, aku duduk di MA negeri pagaralam di tahun 2015,, saat2 yang paling menyenangkan bagi ku adalah saat2 di sma,.. Aku senang di masa2 sma sperti ini, saolnya aku slalu bertemu teman2 q ,,, aku senang melihat tman2 q tersenyum dan tertawa, oleh karena itu aku slalu jail sama teman2 q supaya mreka tersenyum, senyum mereka semua itu manis2 loh, karena itulah aku sangat senang jika mreka tersenyum... Aku sungguh tidak suka sama teman yang mudah marah n mudah ngambek, soalnya kalo di jaili dianya bkan tersenyum tetapi mrah, jadi aku maless untuk jailinya,, lebih baik aku diam lahh..! Hehe aku punya teman yang baik2 di MAN, khususnya di XII ipa 1.. Dulunya waktu kelas XI ada grup yang bernama 3D(dedilat,dedingel,dedingal) yang isinya 4 sahabat ku.. Yaitu -eky -Wahyu -Ebnu -Erdin Temen2 yang q di atas itu adalah sahabat2 ku. Tujuan drii grup 3D ini dulunya yaitu membuat teman2 yang ada di klas itu tertawa, yaa dengan slalu menjaili seseorang oto...